selalu denganMu :)

Allah,sungguh ikhlas itu,berikanlah kepadaku. Sungguh sabar itu, anugerahkanlah di hatiku. Sungguh kesucian itu,kembalikanlah ke dalam jiwaku-jiwa kami. Jangan biarkan kami tersesat setelah lama berkasih sayang denganMu. Pertahankan kesucian jiwa, hati, dan pikiran kami. Ampuni setiap dosa dan ketidaksabaran kami, ketidakikhlasan kami, ketidakberdayaan kami.
Wahai engkau yang rela meninggalkan kenikmatan dunia!
Besabarlah di dalam perjuanganmu!

Wahai engkau yang berani mengangkat senjata demi tegaknya kalimat Allah!
berteguh hatilah engkau di jalan-Nya!

Jangan takut pada tentara Thogut!
Engkau berjuang dijalan Allah sedang mereka berjuang dijalan syetan!

Wahai para mujahid muwahhid!!
Darah yang kau keluarkan tak akan sia-sia!
Karena engkau berjuang demi syariat Alloh yang benar!

Ketahuilah, Wahai mujahid !!!
Aneka kehidupan telah terhampar nyata di bumi!
Lantangkan suaramu dan tetaplah waspada!
Luruskan barisanmu, dan kokohkanlah!
Bersihkan niatmu, dan bersabarlah!
Tak ada kata tunduk terhadap kebathilan!
Tak ada kata menyerah untuk menyerukan al-haq!
Berikan apa saja yang bisa engkau berikan!
Hingga desah nafasmu yang terakhir!
Yakinlah Allah akan menggantikannya dengan yang terbaik!

“Sesungguhnya pada jihad terdapat masa depan umat Islam. Tanpanya, kaum muslimin terhinakan. Musuh-musuh Islam menyadari hal ini, karenanya mereka senantiasa berusaha mematikan semangat jihad dengan berbagai cara”

“Telah berlalu 1738 hari semenjak Diproklamirkan Daulah Islam sebagai harapan Umat di Masa yang akan datang .. dan akan tetap selalu exist dengan izin Alloh”

الله اكبر ______ اللهم انصر إخواننا المجاهدين في كل مكان

.. الله أكبر… الله أكبر… الله أكبر

~*..Nasehat Untuk Para Istri..,Terkhusus Untuk Calon Istriku..*~

Menerima kepemimpinan suami..

Allah Subhana wa T’ala berfirman :

"………………..الرِّجالُ قَوّٰمونَ عَلَى النِّساءِ"

( ٣٤ : النساء )

Artinya : “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita,…….”(Qs. An Nisa : 34)

Perlu direnungkan sabda Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- berikut :

لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

Artinya  : “Jila aku (berhak) memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan istri untuk bersujud kepada suaminya.” (HR at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan)

Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- juga bersabda :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلْتِ الْجَنَّةَ

Artinya  : “Perempuan mana saja yang meninggal, sedangkan suaminya dalam keadaan ridho terhadapnya, maka dia masuk surga.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Beliau mengatakan : Hadist Hasan Ghorib)

Ketaatan kepada suami adalah wajib atas istri selama suami tidak memerintahkan kepada maksiat kepada Allah. dan selain itu seperti suami memerintahkan suatu hal yang baik, maka wajib atas istri untuk melakukannya.

Hindari berkata yang kurang baik atau yang tidak enak didengar oleh suami..

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman :

"لا يُحِبُّ اللَّهُ الجَهرَ بِالسّوءِ مِنَ القَولِ إِلّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكانَ اللَّهُ سَميعًا عَليمًا"

 (١٤٨ : النساء )

Artinya  : Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Qs. An Nisa : 148)

Berkata yang santun dan bersikap lemah lembut terhadap suami tanpa mengucapkan kata-kata yang kasar baik ketika suami melakukan kesalahan atau karena hal yang lain. Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bersabda :

وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ ، وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ” قَالُوا: لِمَ يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: ” بِكُفْرِهِنَّ “، قَالُوا: يَكْفُرْنَ بِاللهِ ؟ قَالَ: ” يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَيَكْفُرْنَ الْإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

Artinya : “Dan aku melihat neraka, aku belum pernah melihat pemandangan seperti pemandangan hari ini sebelumnya. dan aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita. para sahabat bertanya : kenapa wahai Rosulullah? beliau menjawab : karena kekufuran mereka. para sahabat berkata : karena kufur terhadap Allah? beliau bersabda : karena kekufuran mereka terhadap suami, dan kekufuran mereka terhadap kebaikan (suami). jika engkau berbuat baik kepada mereka sepanjang satu tahun, kemudian mereka melihat ada sedikit keburukan dalam dirimu, maka mereka akan berkata : saya tidak pernah melihat kamu berbuat baik sedikitpun.” (HR Bukhori dan Muslim)

Perbanyak Sedekah Dan Istighfar..

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman :

  - ءاخِذينَ ما ءاتىٰهُم رَبُّهُم ۚ إِنَّهُم كانوا قَبلَ ذٰلِكَ مُحسِنينَ - إِنَّ المُتَّقينَ فى جَنّٰتٍ وَعُيونٍ

وَفى أَموٰلِهِم حَقٌّ لِلسّائِلِ وَالمَحرومِ - وَبِالأَسحارِ هُم يَستَغفِرونَ - كانوا قَليلًا مِنَ الَّيلِ ما يَهجَعونَ

(١٩   -١٥  : الذاريات )

Artinya  ;  Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. (Qs. Adh-Dhariyat  : 15 - 19 )

Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- bersabda :

يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، وَأَكْثِرْنَ الِاسْتِغْفَارَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ ” . قَالَتِ امْرَأَةٌ مِنْهُنَّ: وَمَا لَنَا يَا رَسُولَ اللهِ ؟ قَالَ: ” تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ، وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغْلَبَ لِذِي اللُّبِّ مِنْكُنَّ ” . قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ وَالدِّينِ ؟ قَالَ: ” أَمَّا نُقْصَانُ الْعَقْلِ فَشَهَادَةُ امْرَأَتَيْنِ تَعْدِلُ شَهَادَةَ رَجُلٍ فَهَذَا نُقْصَانُ الْعَقْلِ، وَتَمْكُثُ اللَّيَالِيَ مَا تُصَلِّي، وَتُفْطِرُ فِي رَمَضَانَ فَهَذَا نُقْصَانُ الدِّينِ

Artinya  : “Wahai para wanita, bersedekahlah! dan perbanyak istighfar karena aku melihat penduduk neraka yang kebanyakan adalah kalian. salah seorang perempuan berkata : kenapa kami wahai Rosulullah? beliau bersabda : karena kalian banyak melaknat, mengkufuri suami, dan aku tidak melihat dalam diri kalian kecuali 2 (dua) kekurangan yaitu kekurangan akal dan agama yang sangat dominan dalam diri kalian. wanita itu berkata : wahai Rosulullah, apa yang dimaksud 2 (dua) kekurangan akal dan agama? beliau bersabda : kekurangan akal yaitu karena persaksian 2 (dua) orang dari kalian sebanding dengan seorang laki-laki, maka ini yang disebut kekurangan dalam akal. dan berhari-hari kamu tidak sholat (karena haid) dan juga tidak puasa ramadhan (karena haid, hamil atau menyusui), maka ini yang dimaksud kekurangan dalam agama.” (HR Muslim).

Allaahumma Adz-Dzib Amirika Wa-Hulafaa-ihim Ya Allah siksalah Amerika dan antek-anteknya Allahumman shuril Mujaahidiina Fii Afghanistan Wa Fii Filisthiina Wa Fii Iraaqi Wa Fii Fathaanii Wa Fii indunisi Wa Fii Kulli Makaanin Wa-zamaanin Ya Allah tolonglah para Mujaahidiin di Afghanistan, di Palestina, dan di Iraq dan Pattani dan di Indonesia dan di seluruh tempat dan waktu) Allaahumma Munzilal Kitaabi Wa-Mujriyas-Sahaabi Wa-Haazimal Ahzaabi Ihzimhum Wan-shurnaa Alayhim (Yaa Allah yang menurunkan Al-Kitab dan memperjalankan awan, dan Penghancur pasukan sekutu, hancurkanlah mereka, dan tolonglah kami atas mereka) Amin, Amin, Ya Mujjibassaailin. ALLAHU AKBAR..!!!!!!!

Ya Alloh.., jadikanlah para mujahidin berkuasa di muka bumi.. Ya Alloh.., jadikanlah ahli tauhid berkuasa di muka bumi.. Ya Alloh.., siapkanlah pasukan mereka dan kirimlah ekspedisi-ekpsedisi mereka.. Ikhlaskanlah niat-niat mereka.. palingkanlah intaian mata-mata dari mereka.. Ya Alloh.., mudahkanlah semua kebaikan untuk mereka.. Ya Alloh.., lindungilah persenjataan mereka.. & hiburlah keterasingan mereka… Jadilah Engkau sebagai pemberi bantuan…

dan penolong mereka… sungguh mereka adalah orang-orang yg kuat.. krn pertolongan Engkau

ya Alloh..,Rabb.. semesta alam..

♥ اللهم انصر المجاهدين في كل مكان ♥ اللهم امين ♥

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. Qs. Al Hujurat-15

الله اكبر ______ اللهم انصر إخواننا المجاهدين في كل مكان امين يا رب العالمين

..الله أكبر… الله أكبر… الله أكبر

By : Al Fakir Ilallah Muhammad Barro Syahid Hamba yang mengharap rahmat Allah

Apa gerangan yg di lakukan musuh pada diriku

Aku sungguh surgaku ada dihatiku

Dan tangan tangan yg indah ada di dadaku

Ia selalu terus ada tetap bersamaku

Dan selalu ikut kemana saja kepergianku

Tak seorang pu bisa merampasnya dariku

Aku.. andai mereka sampai memenjarakanku

Maka itulah waktu kholwat bersama tuhanku

Dan jika mereka berani membunuhku

Sungguh itulah bentuk kesyahidan bagiku

Dan mereka pun akan segera menyusulku

Dan jikalau mereka dari negri ini mengusirku

Maka ku anggap itulah bentuk wisataku

Aku adalah aku yg mengerti benar janji hidupku

Aku tak akan pernah peduli dengan orang yg mencelaku

Selagi Allah tetap ridho dan mencintaiku

Aku tau kamu tidak menyukaiku

Tapi itu tidak masalah selama aku ada di jalan tuhanku

Dan mana mungkin setan menyukai ajaran nabiku

Tauhid akan ku junjung di atas kepalaku

Dan pancasila syirik kan ku injak dengan kakiku

Hukum ilahi ku angkat tinggi degan tanganku

Dan undang undang kafir kan ku tebas dengan pedangku

Dengarlah hai hamba thoghut

Kalian adalah musuh abadiku

Dan aku adalah musuhmu sepanjang hidupku

Bila kalian ragu dengan ajaran tauhid ku

Dan merasa benar dengan ajaran musuh tuhanku

Mari kita mati bersama kau dan aku.”

“jihad is our way of life”

jihad adalah jalan hidup kami

_|\________________,:,_____
../`—||||||||—————————————]))> Dorrr Densus Laknatulloh
./_==o_________________|
…),—-.(_((__) /.
..// (\) ),———’.
.//___//
/`——’//
‘———”

Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yg berhak di sembah kecuali ALLOH dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rosul utusan ALLOH

wanita ahli syurga dan ciri cirinya :)

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

“Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, di antaranya :

“Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waqiah : 22-23)

“Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.” (QS. Ar Rahman : 56)

“Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahman : 58)

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Di antara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557)

Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga

Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia. Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki.
Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :

1. Bertakwa.

2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.

3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.

4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.

5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.

6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.

7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.

8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.

9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.

10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.

11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.

12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).

13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.

14. Berbakti kepada kedua orang tua.

15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :

“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13).

Wallahu A’lam Bis Shawab.

Jika kau bertanya kepadaku … Mengapa harus Niqob?




Karena .. Ia adalah pakaian kehormatan yang dikenakan oleh para ummahatul mukminin, oleh putri-putri Rasululloh dan juga oleh para shahabiyah… “Barang siapa meniru suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka”.

Karena .. Ijma’ ulama berpendapat bahwa menutup wajah adalah sebuah keutamaan, bahkan ada yang mewajibkan…

Karena .. Ia-nya menjadikanku lebih dekat kepada Alloh .. “ siapa yang mendekat kepada Alloh sejengkal maka Alloh akan mendekat kepadanya sehasta.. “

Karena…Ia-nya menjagaku dan menjaga orang-orang disekitarku dengan syiar ini

Karena .. Ia-nya lambang kesucian, kehormatan dan kemuliaan bagi kaum muslimah…

Karena .. Ia-nya membantu dalam menahan pandangan dan mengurangi ikhtilat …

Karena .. Ia-nya adalah pakaian kemuliaan yang mengangkat harkat dan martabat kaum muslimah..

Karena .. Ia-nya yang memberiku rasa aman dan terhindar dari mata-mata yang memandang…

Karena .. Ia-nya adalah pakaian yang tidak terikat oleh mode dan trend-trend yang notabene berasal dari barat…Inilah pakaian kebebasan..!!

Karena .. Ia-nya membuatku percaya diri sebagai muslimah, memberiku rasa senang, aman dan nyaman.. karena inilah identitas muslimah yang sebenarnya.

Allohumma tsabbit qulubana wa lakum ‘ala shirothil mustaqiim…..
Anwar Al-Awlaki—Seorang Mujahidin harus memiliki pemahaman yang kuat tentang ketaqwaan dan kesetiaan pada Alloh. Kaum Muslimin harus memahami bahwa Alloh tidak akan memberikan kita kemenagan jika kita masih memiliki rasa cinta dalam hati kita pada musuh-musuh Alloh. Allh tidak memberikan kemenangan pada rasul-rasul dan pengikutnya, sampai ketaqwaan dan kesetiaan mereka pada Allaoh benar-benar lengkap, sampai mereka benar-benar menjauhkan diri dari orang-orang kafir.

"nak, kalau sudah menikah nanti, jadilah istri yang mendukung jihad suami. bukan malah melalaikan suami untuk berangkat berjihad.kalau sudah pergi nanti, tak usah cengeng.. atau berharap suami cepat kembali. tapi doakanlah hancurnya musuh musuh ALLOH melalui tangan suamimu"

"insyaaAlloh umm.*sambil menangis"

"ummi, andai saja malaysia itu dekat…pastilah tiap hari ana bisa memeluk ummi, menjaga ummi tiap hari. ah, sudahlah..bukan waktunya berandai andai, kalau Alloh menghendaki, pasti kita bertemu. kalau tidak di dunia, insyaAlloh di akhirat kelak."

”:) andai saja kita bisa membuang andai”

Robbi,jagalah beliau..

aku iri :)

bismillah… subhanalloh walhamdulillah..

aku iri pada mereka..ummahat2.. istri para mujahid!

sungguh! aku ingin seperti mereka (Amiin ya Alloh)

hari ini aku benar benar payah!

entah, campuraduk, entah, ini apa namanya..

mestinya kau paham, perempuan itu mempunyai 1 akal dan 9 perasaan!

mestinya kau juga paham, mereka tak sama denganmu! begitu juga kau tak sama dengan mereka!

#nasehat untuk diri sendiri